Senin, 26 April 2004
Liga Divisi II Dimulai Hari Ini
Semula, kompetisi Divisi II akan dimulai pada Sabtu (23/4), tapi PSSI menundanya tiga hari karena ada Konferensi Asia-Afrika, 22-24 April. Menurut rencana, kompetisi akan dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar dan Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Agusman Effendi.
Kompetisi Divisi II akan diikuti 24 klub yang dibagi dalam empat wilayah. Babak penyisihan menggunakan sistem home tournament sehingga setiap klub hanya bertemu sekali. Juara wilayah dan runner-up akan melaju ke babak delapan besar yang dibagi lagi menjadi dua grup. Grup pertama akan ditempati juara Wilayah I, runner-up Wilayah II, juara Wilayah III, dan runner-up Wilayah IV. Sedangkan grup dua terdiri dari runner-up Wilayah I, juara Wilayah II, runner-up Wilayah III, dan juara Wilayah IV.
Direktur Kompetisi PSSI Achawani mengatakan, juara dan runner-up masing-masing grup babak delapan besar ini akan promosi ke Divisi I. Sedangkan urutan keenam di babak penyisihan dari masing-masing wilayah terdegradasi ke Divisi III. "Semua yang lolos ke babak delapan besar, plus urutan ketiga di masing-masing wilayah pada babak penyisihan berhak mengikuti Piala Indonesia yang sesuai dengan rencana akan dimulai 15 Mei," kata Achawani.
PSSI sudah menunjuk tuan rumah masing-masing wilayah untuk babak penyisihan. Babak penyisihan akan berlangsung setiap hari mulai 26 April-11 Mei. Masa istirahat hanya 4 Mei. Babak delapan besar juga akan menggunakan sistem setengah kompetisi.
Wilayah I terdiri dari PS Medan Jaya, PSKPS Padang Sidempuan, PS Bengkulu, PSP Padang, Persikomet Kota Metro, dan Persijam Jambi. PSSI menunjuk PSKPS Padang Sidempuan sebagai tuan rumah. Wilayah II terdiri dari Persikab Kabupaten Bandung, Perserang Kabupaten Serang, PS Gajah Tunggal, PSB Bogor, PSJS Jakarta Selatan, dan Persikasi Kabupaten Bekasi. Persikab bertindak sebagai tuan rumah.
Untuk Wilayah III, tuan rumahnya adalah Persiku Kudus dengan peserta Persik Kuningan, Persis Solo, Persipro Probolinggo, PS Ngada, Persaka Karangasem, dan Persiku. Sedangkan Wilayah IV terdiri dari PS Putra Samarinda, Persikubar Kutai Barat, Persekaban Kabupaten Panjar, Persiss Sorong, Persipare-pare, dan Persega Galela. Pertandingan akan dilaksanakan di kandang Persipare-pare. yandi mr
Senin, 13 Oktober 2003
La Chidehafu Juara Liga Industri
Pemain pengganti Agus Hadi membuka gol kemenangan La Chidehafu di menit ke-31 memanfaatkan umpan matang Navval Bachtiar. Pada 45 menit pertama La Chidehafu, perusahaan yang bergerak di bidang garmen, menguasai permainan dan berpeluang mencetak lebih dari lima gol. Namun, karena kekurangtenangan para pemain di kotak penalti lawan maka hanya satu gol yang tercipta.
Pada menit ke-78, La Chidehafu dikejutkan dengan gol balasan yang dicetak Dimiyati. Beruntung gol balasan Gajah Tunggal tidak meruntuhkan semangat atau membuat panik para pemain La Chidehafu. Hanya dalam tempo satu menit, La Chidehafu kembali unggul 2-1 setelah sundulan Agus Karyono gagal diantisipasi kiper Joko Wiyanto. Dua menit kemudian, pemain belakang Gajah Tunggal, Darga, membuat blunder dengan memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Pada menit ke-84 Gajah Tunggal mampu memperkecil kekalahan lewat penalti Dimiyati.
La Chidehafu memperoleh hadiah uang pembinaan Rp 10 juta dan Piala Bergilir Menakertrans yang diserahkan langsung Yacob Nuawea. Sukses mereka semakin lengkap menyusul keberhasilan pemainnya Navval Bachtiar sebagai pencetak gol terbanyak dengan 3 gol. Lippo Mas Gemilang menempati posisi ketiga. Tim fair play jatuh ke tangan tim Krakatau Steel Cilegon.
Pelatih Abdul Kadir menilai keberhasilan La Chidehafu menjuarai Liga Industri merupakan bukti nyata bahwa sepak bola Bali sangat potensial. Ia berharap sukses ini memberikan suntikan semangat bagi Perseden Denpasar yang akan berjuang di babak play-off Liga Indonesia. (035)